text TEXT SIZE :
Ilustrasi. Foto: Corbis
JAKARTA - PT Bank Danamon Tbk (BDMN) menginvestasikan dana sebesar USD10 juta untuk mencegah kasus pembobolan ATM yang marak akhir-akhir ini.
"Dana tersebut akan dialokasikan untuk memperbaiki sistem IT di perseroan. Apalagi menyusul kejadian pembobolan ATM yang mulai marak lagi," jelas Wakil Direktur Utama Bank Danamon Joseph Luhukay, selepas konferensi pers, di Hotel Shangri-La Jakarta, Senin (25/1/2010).
Hingga saat ini, pihak perseroan belum mengalami keluhan dari nasabahnya soal kebobolan ATM tersebut. Namun untuk pencegahan, perseroan akan melindungi nasabah dengan peningkatan infrastruktur IT-nya.
Selain itu, dana tersebut akan dialokasikan untuk mengganti kartu ATM nasabah secara rutin per tahun. Cara ini, kata Joseph, jarang dilakukan oleh perbankan lain dan membiarkan kartu ATM lusuh.
"Dana itu juga digunakan untuk menambah unit mesin ATM dan kantor cabang. Namun detail jumlahnya baru akan difinalisasi nanti," pungkasnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar