Selasa, 26 Januari 2010 - 10:38 wib
text TEXT SIZE :
Rivayogi News
Menkeu Sri Mulyani. Foto:
JAKARTA - Kementerian Keuangan menyatakan kesiapannya dalam memaparkan program 100 harinya sebelum 1 Februari 2010 mendatang, di mana pada tanggal ini jatuh tepat program 100 hari tersebut dicanangkan. Pemerintah pun sudah melakukan cek rutin dari program tersebut.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa dari hampir 150 program (item) yang masuk dalam program 100 hari Kementerian Keuangan, ada sebanyak 45 program yang menjadi unggulan. Keputusan yang dibuat oleh Kementerian Keuangan sendiri tidak berdiri sendiri, karena pihaknya juga mempengaruhi departemen lain.
"Saya pun sosialisasi peraturan Menteri Keuangan mengenai bagaimana pemerintah daerah (Pemda) mengalokasikan anggaran untuk Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Program dan anggaran dari atas, tapi kemudian kita lakukan sosialisasi lebih dari 300 Pemda," katanya, di acara Closing Dinner Appreciation Night for Media Partners Investor Summit, di Restoran Kembang Goela, Sudirman, Senin (25/1/2010) malam.
Program unggulan tersebut di antaranya yakni pihaknya telah mempersiapkan program yang berhubungan langsung dengan investor. Program tersebut adalah pelayanan bea cukai selama 24 jam sehari nonstop di empat pelabuhan yakni Tanjung Priok Jakarta, Tanjung Mas Semarang, Tanjung Perak Surabaya, dan Belawan Medan.
"Dalam program 100 hari ini, empat pelabuhan itu harus 24 jam buka terus. Jadi kalau ada kapal yang bersandar malam, dokumen impornya juga bisa langsung diproses. Tidak perlu menunggu keesokan harinya. Program seperti itu akan dilakukan dan pekan depan akan diresmikan Pak Presiden," tandasnya.
Kemudian program untuk melengkapi sarana infrastruktur yang didukung dengan dibentuknya PT Sarana Multi Infrastruktur. Di mana pembentukan perusahaan ini ada tiga lembaga yang masuk menjadi pemegang saham (shareholder) untuk lembaga pendanaan infrastruktur Indonesia (IIFF).
Sri menambahkan bila perusahaan tersebut di mana infrastruktur fund dari Indonesia sendiri sudah disiapkan dana dari APBN sebesar Rp400-600 miliar, ditambah dana dari ADB dan dua perusahaan lainnya.
"Jadi sebelum tanggal 1 sudah selesai programnya dan kita akan tetap. Depkeu semuanya sudah oke. Relevansinya saya rasa ini yang merupakan policy yang sifatnya debottlenecking. Banyak hal yang sifatnya membutuhkan. 100 hari nampaknya bagus, hampir di semua lini ya seperti Polhukam, Kesra," pungkasnya.
Selasa, 26 Januari 2010
Harga Minyak Mentah Tembus USD75
Selasa, 26 Januari 2010 - 08:38 wib
text TEXT SIZE :
Rivayogi News
Foto: Corbis
NEW YORK - Harga minyak mulai kembali naik di atas level USD75 per barel, pada perdagangan awal pekan Senin (25/1/2010) waktu setempat, seiring respons sejumlah investor terhadap kenaikan harga bahan energi.
Pasalnya, pemulihan ekonomi yang mulai terjadi diharapkan akan meningkatkan permintaan energi, tentunya bisa memicu penguatan kembali harga bahan energi tersebut. Misalnya, perusahaan produksi baja mulai tumbuh, namun jumlah pengangguran masih cukup tinggi. Wal Mart berencana untuk mengurangi 11.200 tenaga kerja pada Minggu ini.
Seperti dilanisr dari AFP, harga minyak untuk kontrak pengiriman Maret naik 72 sen dolar AMerika menjadi USD75,26 per barel pada perdagangan New York Mercantile Exchange (Nymex). Sedangkan di London, harga minyak mentah jenis Brent untuk kontrak Maret naik 86 sen dolar Amerika ke USD73,69 per barel pada ICE Futures.
Pelemahan minyak yang nyaris mencapai 10 persen pada perdagangan akhir-akhir ini, mulai menyeret harga gasolin. Sentimen lainnya yang akan muncul pekan ini adalah laporan pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2009 yang akan dipaparkan Jumat pekan ini.
Sekadar mengingatkan, rencananya Presiden Obama untuk memperkecil dana-dana spekulasi oleh bank-bank komersil bisa membuat harga minyak menjadi mahal bagi para trader. "Kalau kita bisa mereduksi dampak perbankan pada pasar komoditas, maka akan terjadi volatilitas yang minim pada harga bahan energi dan makanan," ungkap analis Mike masters.
Sementara itu, Goldman Sachs dan bank-bank besar lainnya telah membantu aliran dana spekulatif miliaran dolar AS ke pasar minyak dan gas alam, selama beberapa tahun terakhir.
text TEXT SIZE :
Rivayogi News
Foto: Corbis
NEW YORK - Harga minyak mulai kembali naik di atas level USD75 per barel, pada perdagangan awal pekan Senin (25/1/2010) waktu setempat, seiring respons sejumlah investor terhadap kenaikan harga bahan energi.
Pasalnya, pemulihan ekonomi yang mulai terjadi diharapkan akan meningkatkan permintaan energi, tentunya bisa memicu penguatan kembali harga bahan energi tersebut. Misalnya, perusahaan produksi baja mulai tumbuh, namun jumlah pengangguran masih cukup tinggi. Wal Mart berencana untuk mengurangi 11.200 tenaga kerja pada Minggu ini.
Seperti dilanisr dari AFP, harga minyak untuk kontrak pengiriman Maret naik 72 sen dolar AMerika menjadi USD75,26 per barel pada perdagangan New York Mercantile Exchange (Nymex). Sedangkan di London, harga minyak mentah jenis Brent untuk kontrak Maret naik 86 sen dolar Amerika ke USD73,69 per barel pada ICE Futures.
Pelemahan minyak yang nyaris mencapai 10 persen pada perdagangan akhir-akhir ini, mulai menyeret harga gasolin. Sentimen lainnya yang akan muncul pekan ini adalah laporan pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2009 yang akan dipaparkan Jumat pekan ini.
Sekadar mengingatkan, rencananya Presiden Obama untuk memperkecil dana-dana spekulasi oleh bank-bank komersil bisa membuat harga minyak menjadi mahal bagi para trader. "Kalau kita bisa mereduksi dampak perbankan pada pasar komoditas, maka akan terjadi volatilitas yang minim pada harga bahan energi dan makanan," ungkap analis Mike masters.
Sementara itu, Goldman Sachs dan bank-bank besar lainnya telah membantu aliran dana spekulatif miliaran dolar AS ke pasar minyak dan gas alam, selama beberapa tahun terakhir.
Hore....IHSG Dibuka Rebound
Selasa, 26 Januari 2010 - 09:31 wib
text TEXT SIZE :
Rivayogi News
Foto: Koran SI
JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka rebound tembus di atas level 2.600. Saham-saham unggulan yang bergerak menguat, memberi imbas positif terhadap pergerakan indeks saham pagi ini.
Indeks saham pada pembukaan perdagangan Selasa (26/1/2010) pagi rebound 8,652 poin atau setara 0,33 persen ke level 2.606,512. Sementara itu indeks LQ45 naik 1,947 poin ke posisi 510,251 dan Jakarta Islamic Indeks (JII) menguat 2,553 poin ke posisi 427,961.
Volume perdagangan saham pagi tercatat sebanyak 28,6 juta lembar saham senilai Rp74,4 miliar dengan total transaksi mencapai 1.472 kali. Saham yang dibuka menguat 22 jenis saham, melemah tujuh jenis saham, dan stagnan 51 jenis saham.
Sementara, bursa regional cenderung bergerak melemah, antara lain indeks Nikkei 255 berhasil naik 13,27 poin atau setara 0,13 persen ke posisi 10.525,96, indeks Shanghai Composite di China malah turun 16,094 poin ke posisi 3.078,317, dan indeks Hang Seng jeblok 100,61 poin ke posisi 20.497,94. Begitu pula indeks Seoul Composite juga turun 7,11 poin ke level 1.672,77.
Saham yang dibuka menguat atau top gainer, seperti PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menguat Rp750 ke Rp31.000, PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp500 ke Rp33.900, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp150 ke Rp17.000, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp150 menjadi Rp16.800, dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) menguat Rp130 menjadi Rp1.250.
Saham-saham yang dibuka melemah atau top loser, antara lain PT PP London Sumatera Tbk (LSIP) terkoreksi Rp50 ke Rp8.900, PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk (UNSP) turun Rp10 ke posisi Rp600, dan PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) melemah Rp10 ke Rp720.
text TEXT SIZE :
Rivayogi News
Foto: Koran SI
JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka rebound tembus di atas level 2.600. Saham-saham unggulan yang bergerak menguat, memberi imbas positif terhadap pergerakan indeks saham pagi ini.
Indeks saham pada pembukaan perdagangan Selasa (26/1/2010) pagi rebound 8,652 poin atau setara 0,33 persen ke level 2.606,512. Sementara itu indeks LQ45 naik 1,947 poin ke posisi 510,251 dan Jakarta Islamic Indeks (JII) menguat 2,553 poin ke posisi 427,961.
Volume perdagangan saham pagi tercatat sebanyak 28,6 juta lembar saham senilai Rp74,4 miliar dengan total transaksi mencapai 1.472 kali. Saham yang dibuka menguat 22 jenis saham, melemah tujuh jenis saham, dan stagnan 51 jenis saham.
Sementara, bursa regional cenderung bergerak melemah, antara lain indeks Nikkei 255 berhasil naik 13,27 poin atau setara 0,13 persen ke posisi 10.525,96, indeks Shanghai Composite di China malah turun 16,094 poin ke posisi 3.078,317, dan indeks Hang Seng jeblok 100,61 poin ke posisi 20.497,94. Begitu pula indeks Seoul Composite juga turun 7,11 poin ke level 1.672,77.
Saham yang dibuka menguat atau top gainer, seperti PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menguat Rp750 ke Rp31.000, PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp500 ke Rp33.900, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp150 ke Rp17.000, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp150 menjadi Rp16.800, dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) menguat Rp130 menjadi Rp1.250.
Saham-saham yang dibuka melemah atau top loser, antara lain PT PP London Sumatera Tbk (LSIP) terkoreksi Rp50 ke Rp8.900, PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk (UNSP) turun Rp10 ke posisi Rp600, dan PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) melemah Rp10 ke Rp720.
Ratusan Ribu Rokok Ilegal Rugikan Negara Rp0,5 M
Selasa, 26 Januari 2010 - 09:46 wib
text TEXT SIZE :
Okky F Suryatama - Okezone
Foto BBC
SURABAYA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kanwil Jawa Timur I menyita sebanyak 122.650 bungkus rokok ilegal. Ratusan ribu bungkus yang terdiri dari rokok putih dan tembakau iris tersebut merugikan negara sebesar Rp548.974.500 atau senilai Rp0,5 miliar.
Kabid Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Jatim I, Hari B Wicaksono mengungkapkan, rokok-rokok itu disita dari sebuah ekspedisi di Surabaya. Rencananya, rokok berbagai macam merek seperti LC, Max, Top 9 dan tembakau iris merek Sinar Mulia akan dikirim ke daerah tujuan yang berbeda. Antara lain ke Banjarmasin, Manado, dan Sulawesi.
Hari mengatakan, belum diketahui pasti asal ribuan bungkus rokok tersebut. Namun berdasarkan surat jalan, sebagian bungkus rokok dikirim dari Sidoarjo, Malang, dan Jawa Tengah.
“LC misalnya, surat jalannya dari Malang. Memang ada pabrik LC di Malang, tapi belum tahu pasti, apakah memang benar dari pabrik LC itu,” kata Hari dalam jumpa pers, di kantor Kanwil DJBC Jatim I, Jalan Perak Timur, kemarin.
Hari menjelaskan, ada dua modus yang dipakai pelaku. Yakni pemalsuan pita cukai dan penggunaan pita cukai bekas pakai. Bahkan beberapa rokok di antaranya. Dirjen Bea dan Cukai belum menentukan tersangka dari kasus ini. Mereka masih akan mendalami siapa di balik produksi rokok ilegal itu.
Penyitaan terhadap rokok ilegal ini merupakan hasil dari peningkatan pengawasan yang dilakukan Bidang Penindakan dan Penyidikan (P2) Kanwil Dirjen Bea dan Cukai Jawa Timur I di awal 2010 ini.
Awal tahun ini sudah ada delapan kali penindakan di bidang cukai berupa rokok dan tembakau iris. Ini melanggar pasal 50, 54 dan 55 UU nomor 11 tahun 1995 tentang cukai yang diubah dengan UU no 39 tahun 2007 dengan ancaman pidana penjara minimal satu tahun dan maksimal delapan tahun serta denda 20 kali cukai yang harusnya dibayar.
text TEXT SIZE :
Okky F Suryatama - Okezone
Foto BBC
SURABAYA - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kanwil Jawa Timur I menyita sebanyak 122.650 bungkus rokok ilegal. Ratusan ribu bungkus yang terdiri dari rokok putih dan tembakau iris tersebut merugikan negara sebesar Rp548.974.500 atau senilai Rp0,5 miliar.
Kabid Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Jatim I, Hari B Wicaksono mengungkapkan, rokok-rokok itu disita dari sebuah ekspedisi di Surabaya. Rencananya, rokok berbagai macam merek seperti LC, Max, Top 9 dan tembakau iris merek Sinar Mulia akan dikirim ke daerah tujuan yang berbeda. Antara lain ke Banjarmasin, Manado, dan Sulawesi.
Hari mengatakan, belum diketahui pasti asal ribuan bungkus rokok tersebut. Namun berdasarkan surat jalan, sebagian bungkus rokok dikirim dari Sidoarjo, Malang, dan Jawa Tengah.
“LC misalnya, surat jalannya dari Malang. Memang ada pabrik LC di Malang, tapi belum tahu pasti, apakah memang benar dari pabrik LC itu,” kata Hari dalam jumpa pers, di kantor Kanwil DJBC Jatim I, Jalan Perak Timur, kemarin.
Hari menjelaskan, ada dua modus yang dipakai pelaku. Yakni pemalsuan pita cukai dan penggunaan pita cukai bekas pakai. Bahkan beberapa rokok di antaranya. Dirjen Bea dan Cukai belum menentukan tersangka dari kasus ini. Mereka masih akan mendalami siapa di balik produksi rokok ilegal itu.
Penyitaan terhadap rokok ilegal ini merupakan hasil dari peningkatan pengawasan yang dilakukan Bidang Penindakan dan Penyidikan (P2) Kanwil Dirjen Bea dan Cukai Jawa Timur I di awal 2010 ini.
Awal tahun ini sudah ada delapan kali penindakan di bidang cukai berupa rokok dan tembakau iris. Ini melanggar pasal 50, 54 dan 55 UU nomor 11 tahun 1995 tentang cukai yang diubah dengan UU no 39 tahun 2007 dengan ancaman pidana penjara minimal satu tahun dan maksimal delapan tahun serta denda 20 kali cukai yang harusnya dibayar.
Tak Ikuti IHSG, Rupiah Ditutup Kinclong
JAKARTA - Melemahnya indeks harga saham gabungan (IHSG) kali ini ternyata tidak diikuti oleh menguatnya USD. Nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat di bawah level Rp9.350 per USD.
Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), kurs tengah rupiah pada Senin (25/1/2010) ditutup di level Rp9.340 per USD, melemah jika dibandingkan dengan perdagangan pagi tadi yang sempat berada di Rp9.355 per USD. Sementara itu, kurs jual rupiah hari ini berada di level Rp9.387 dan kurs beli di Rp9.293 per USD.
Seperti dilansir dari Valbury Securities, USD sesi perdagangan Jumat 22 Januari 2010 sempat merosot, sementara yen menguat karena investor mengurangi perdagangan aset yang lebih berisiko, kecewa atas proposal Presiden AS Barack Obama yang mengekang kegiatan perdagangan dari bank-bank.
Yen sebagai safe-haven currency yang diuntungkan karena investor menjadi gelisah, menyentuh level tertinggi lima minggu atas USD dan tertinggi sembilan bulan atas euro, karena pasar saham global anjlok di hari kedua sebagai dampak dari proposal Obama yang membatasi aktivitas perdagangan bank-bank.
Karena tidak ada data ekonomi AS yang dirilis pada Jumat, maka fokus perhatian pelaku pasar tertuju kepada dampak dari proposal Obama
Proposal Obama yang memerlukan pengesahan oleh Kongres AS, akan membatasi bank atau institusi keuangan yang memiliki bank untuk melakukan investasi, men-sponsori hedge fund atau private equity bank. Di tengah ketidakpastian dampak dari proposal Obama, investor menjelang akhir pekan melakukan squaring posisi USD menyusul penguatan dalam minggu-minggu terakhir. Indeks USD sedikit menguat 0,4 persen di level 78,39.
Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), kurs tengah rupiah pada Senin (25/1/2010) ditutup di level Rp9.340 per USD, melemah jika dibandingkan dengan perdagangan pagi tadi yang sempat berada di Rp9.355 per USD. Sementara itu, kurs jual rupiah hari ini berada di level Rp9.387 dan kurs beli di Rp9.293 per USD.
Seperti dilansir dari Valbury Securities, USD sesi perdagangan Jumat 22 Januari 2010 sempat merosot, sementara yen menguat karena investor mengurangi perdagangan aset yang lebih berisiko, kecewa atas proposal Presiden AS Barack Obama yang mengekang kegiatan perdagangan dari bank-bank.
Yen sebagai safe-haven currency yang diuntungkan karena investor menjadi gelisah, menyentuh level tertinggi lima minggu atas USD dan tertinggi sembilan bulan atas euro, karena pasar saham global anjlok di hari kedua sebagai dampak dari proposal Obama yang membatasi aktivitas perdagangan bank-bank.
Karena tidak ada data ekonomi AS yang dirilis pada Jumat, maka fokus perhatian pelaku pasar tertuju kepada dampak dari proposal Obama
Proposal Obama yang memerlukan pengesahan oleh Kongres AS, akan membatasi bank atau institusi keuangan yang memiliki bank untuk melakukan investasi, men-sponsori hedge fund atau private equity bank. Di tengah ketidakpastian dampak dari proposal Obama, investor menjelang akhir pekan melakukan squaring posisi USD menyusul penguatan dalam minggu-minggu terakhir. Indeks USD sedikit menguat 0,4 persen di level 78,39.
Inflasi Januari Diprediksi Capai 0,6%
JAKARTA - Inflasi Januari 2010 diprediksi akan mencapai 0,6 persen. Tingginya angka inflasi bulan ini dibandingkan sebelumnya lebih disebabkan karena naiknya harga beras.
"Beras cukup berpengaruh terhadap inflasi," ujar ekonom Danareksa, Purbaya ketika dihubungi wartawan di Jakarta, Senin (25/1/2010).
Kenaikan harga beras sangat dipengaruhi oleh musim panen yang terlambat dan akan mempengaruhi harga komoditas lainnya. Di sisi lain, menurutnya, pemerintah sepertinya belum mengeluarkan cadangan beras yang dimiliki sehingga kenaikan harga tidak dapat dihindari. "Kalau beras naik, biasanya akan diikuti oleh kenaikan lainnya," tambahnya.
Menurutnya, kisaran angka inflasi sebesar 0,5-0,6 persen merupakan angka yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Secara keseluruhan, angka inflasi pada tahun ini diperkirakan maksimal akan menyentuh enam persen.
Sementara itu, menurutnya tekanan baru akan terjadi ketika masuk semester kedua dan akhir tahun nanti. "Kondisi sekarang masih normal saja," tambahnya.
Sementara itu, optimisme senada juga diungkapkan oleh Kepala BPS Rusman Heriawan yang mengatakan bahwa fluktuasi harga sejumlah bahan kebutuhan pokok dalam tiga minggu pertama Januari 2010 tidaklah perlu terlalu dikhawatirkan akan berpengaruh banyak terhadap inflasi. Sebab, kenaikan beberapa bahan pokok yang cenderung naik tajam, diimbangi dengan penurunan beberapa bahan pokok lainnya.
Menurutnya jika pemerintah melakukan operasi pasar untuk beras mungkin akan sedikit meredam. Sedangkan mengenai impor gula yang telah masuk pasar juga akan meredam lonjakan harga. Sehingga perhitungan BI tentang inflasi tahunan sebesar 5 plus-minus 1 akan tetap terjaga. "Mudah mudahan perkiraan BI benar," tandasnya.
"Beras cukup berpengaruh terhadap inflasi," ujar ekonom Danareksa, Purbaya ketika dihubungi wartawan di Jakarta, Senin (25/1/2010).
Kenaikan harga beras sangat dipengaruhi oleh musim panen yang terlambat dan akan mempengaruhi harga komoditas lainnya. Di sisi lain, menurutnya, pemerintah sepertinya belum mengeluarkan cadangan beras yang dimiliki sehingga kenaikan harga tidak dapat dihindari. "Kalau beras naik, biasanya akan diikuti oleh kenaikan lainnya," tambahnya.
Menurutnya, kisaran angka inflasi sebesar 0,5-0,6 persen merupakan angka yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Secara keseluruhan, angka inflasi pada tahun ini diperkirakan maksimal akan menyentuh enam persen.
Sementara itu, menurutnya tekanan baru akan terjadi ketika masuk semester kedua dan akhir tahun nanti. "Kondisi sekarang masih normal saja," tambahnya.
Sementara itu, optimisme senada juga diungkapkan oleh Kepala BPS Rusman Heriawan yang mengatakan bahwa fluktuasi harga sejumlah bahan kebutuhan pokok dalam tiga minggu pertama Januari 2010 tidaklah perlu terlalu dikhawatirkan akan berpengaruh banyak terhadap inflasi. Sebab, kenaikan beberapa bahan pokok yang cenderung naik tajam, diimbangi dengan penurunan beberapa bahan pokok lainnya.
Menurutnya jika pemerintah melakukan operasi pasar untuk beras mungkin akan sedikit meredam. Sedangkan mengenai impor gula yang telah masuk pasar juga akan meredam lonjakan harga. Sehingga perhitungan BI tentang inflasi tahunan sebesar 5 plus-minus 1 akan tetap terjaga. "Mudah mudahan perkiraan BI benar," tandasnya.
19 Perusahaan di Sumatera Barat Stagnan
PADANG - Sejak gempa 30 September 2009, kondisi perkembangan investasi di Sumatera Barat (Sumbar) masih belum maksimal hingga saat ini. Akibatnya, membuat para investor ragu untuk kembali menanamkan sahamnya di Negeri Minang ini.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sumatera Barat Masrul Zein, di Sumbar, Senin (25/1/2010).
“Sejak gempa kemarin ada 19 perusahaan yang telah berinvestasi dan akan mengalami stagnan atau masih menunggu kondisi Sumbar benar-benar kondusif serta infrastrukturnya sudah memadai,” katanya saat ditemui di rumah Dinas Gubernur Sumbar, Jalan Jendral Sudirman Padang.
Marzul enggan memberikan keterangan apa nama perusahaan yang mengalami stagnan. Namun dia memberikan jenis usaha yang mengalami stagnan yaitu perusahan di bidang pertambangan dan perhotelan yang mengalami stagnan.
“Yang jelas mereka masih menunggu kalau untuk tidak berinvestasi tidak mungkin mereka lakukan hanya saja mereka menunggu perkembangannya,” tambahnya.
Dia juga mengatakan kondisi yang meraka tunggu itu adalah kondisi infrastruktur lebih bagus, jalan, listrik dan telekomonisi benar-benar pulih. Terkait isu akan datang gempa yang besar itu tidak mempengaruhi keinginan investor untuk memanamkan modalnya di Sumatera Barat.
“Kita kan sudah lihat bahwa bupati di Sumbar memberikan dukungannya untuk menarik investor kesini bahwa banyak peluang dan potensi yang dikembangan serta itu makanya juga kita mengundang bapak kepala BKPM untuk datang ke Padang untuk Sumatera Barat melihat kondisi ril disini bahwa Sumbar memilki potensi yang berlimpah,” tandasnya.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sumatera Barat Masrul Zein, di Sumbar, Senin (25/1/2010).
“Sejak gempa kemarin ada 19 perusahaan yang telah berinvestasi dan akan mengalami stagnan atau masih menunggu kondisi Sumbar benar-benar kondusif serta infrastrukturnya sudah memadai,” katanya saat ditemui di rumah Dinas Gubernur Sumbar, Jalan Jendral Sudirman Padang.
Marzul enggan memberikan keterangan apa nama perusahaan yang mengalami stagnan. Namun dia memberikan jenis usaha yang mengalami stagnan yaitu perusahan di bidang pertambangan dan perhotelan yang mengalami stagnan.
“Yang jelas mereka masih menunggu kalau untuk tidak berinvestasi tidak mungkin mereka lakukan hanya saja mereka menunggu perkembangannya,” tambahnya.
Dia juga mengatakan kondisi yang meraka tunggu itu adalah kondisi infrastruktur lebih bagus, jalan, listrik dan telekomonisi benar-benar pulih. Terkait isu akan datang gempa yang besar itu tidak mempengaruhi keinginan investor untuk memanamkan modalnya di Sumatera Barat.
“Kita kan sudah lihat bahwa bupati di Sumbar memberikan dukungannya untuk menarik investor kesini bahwa banyak peluang dan potensi yang dikembangan serta itu makanya juga kita mengundang bapak kepala BKPM untuk datang ke Padang untuk Sumatera Barat melihat kondisi ril disini bahwa Sumbar memilki potensi yang berlimpah,” tandasnya.
Anak Usaha Benakat Raih 2 Sertifikasi ISO
JAKARTA - PT Benakat Petroleum Energy Tbk (Benakat), melalui anak usahanya PT Benakat Barat Petroleum (BBP) mendapat pengakuan internasional dalam bentuk sertifikasi ISO 9001:2008, ISO 14001:2004 dan OHSAS 18001:2007. Perusahaan dinilai memiliki kepedulian dan komitmen terhadap para karyawan, masyarakat, lingkungan dan segenap pemangku kepentingan lainnya.
“Sejak awal pendirian perseroan, kami telah merangkul seluruh pemangku kepentingan dan memikirkan bagaimana kepentingan mereka dapat dilindungi dengan kehadiran dan operasi kami,” kata Direktur Utama Benakat Arifin Wiguna, dalam keterangan tertulis yang diterima okezone, di Jakarta, Senin (25/1/2010). Salah satu anak perusahaan BPE tersebut, bergerak di bidang Engineering, Procurement and Construction (EPC).
Dijelaskan Arifin lebih lanjut, Benakat berkeinginan untuk selalu meningkatkan kualitas hidup dan lingkungan melalui kegiatan usaha yang dilakukannya. Sesuai dengan target CSR Perseroan yang luas, kami memiliki program CSR yang berkelanjutan dan komprehensif, yang ditujukan bagi beberapa pihak.
Selain itu, BBP bekerjasama dengan Universitas Sriwijaya serta beberapa instansi terkait lainnya tengah melakukan program pemantauan, evaluasi dan pengelolaan lingkungan hidup dalam Revitalisasi dan Revegetasi disekitar Sumur Injeksi. Secara khusus, BBP ditunjuk sebagai koordinator untuk program ini oleh BP Migas dan Pertamina EP di wilayah Sumatera Selatan.
Arifin juga menggungkapkan, secara regular selalu memperbaharui program-program sertifikasi yang disyaratkan pemerintah.
Sejauh ini Benakat melalui BBP telah mendapatkan sertifikasi yang berkaitan dengan CSR seperti : ISO 14001:2004 mengenai Sistem Manajemen Lingkungan Hidup, ISO 9001:2008 mengenai sasaran manajemen mutu (SMM) dan ISO 9001 adalah standar internasional yang diakui untuk sertifikasi SMM yang menyediakan kerangka kerja bagi perusahaan dan seperangkat prinsip-prinsip dasar dengan pendekatan manajemen secara nyata dalam aktifitas rutin perusahaan.
“Sejak awal pendirian perseroan, kami telah merangkul seluruh pemangku kepentingan dan memikirkan bagaimana kepentingan mereka dapat dilindungi dengan kehadiran dan operasi kami,” kata Direktur Utama Benakat Arifin Wiguna, dalam keterangan tertulis yang diterima okezone, di Jakarta, Senin (25/1/2010). Salah satu anak perusahaan BPE tersebut, bergerak di bidang Engineering, Procurement and Construction (EPC).
Dijelaskan Arifin lebih lanjut, Benakat berkeinginan untuk selalu meningkatkan kualitas hidup dan lingkungan melalui kegiatan usaha yang dilakukannya. Sesuai dengan target CSR Perseroan yang luas, kami memiliki program CSR yang berkelanjutan dan komprehensif, yang ditujukan bagi beberapa pihak.
Selain itu, BBP bekerjasama dengan Universitas Sriwijaya serta beberapa instansi terkait lainnya tengah melakukan program pemantauan, evaluasi dan pengelolaan lingkungan hidup dalam Revitalisasi dan Revegetasi disekitar Sumur Injeksi. Secara khusus, BBP ditunjuk sebagai koordinator untuk program ini oleh BP Migas dan Pertamina EP di wilayah Sumatera Selatan.
Arifin juga menggungkapkan, secara regular selalu memperbaharui program-program sertifikasi yang disyaratkan pemerintah.
Sejauh ini Benakat melalui BBP telah mendapatkan sertifikasi yang berkaitan dengan CSR seperti : ISO 14001:2004 mengenai Sistem Manajemen Lingkungan Hidup, ISO 9001:2008 mengenai sasaran manajemen mutu (SMM) dan ISO 9001 adalah standar internasional yang diakui untuk sertifikasi SMM yang menyediakan kerangka kerja bagi perusahaan dan seperangkat prinsip-prinsip dasar dengan pendekatan manajemen secara nyata dalam aktifitas rutin perusahaan.
Darmin: Penguatan Rupiah Hanya Sementara
JAKARTA - Penguatan mata uang dolar terhadap rupiah bersifat temporari atau sementara saja. Kondisi tersebut tidak perlu terlalu dikhawatirkan.
"Iya, bersifat sementara sekali. Dolar Amerika cenderungnya tidak menguat, sehingga kalau menurut saya sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan," ujar Pjs Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution, saat ditemui wartawan, di kantor Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin, Jakarta, Senin (25/1/2010).
Dijelaskannya, pembatasan nilai mata uang rupiah terhadap hal-hal yang sifatnya spekulatif dalam mengambil keputusan, sehingga mendorong USD menguat selama 2-3 hari ini. "Artinya orang khawatir terhadap situasi itu. Ini kan yg agak ironi kalau orang khawatir malah bisa-bisa dolarnya menguat bukan melemah dia," ujarnya.
Situasi ini, tentunya berimbas positif ke depannya, hal ini menunjukkan perekonomian mulai membaik. "Kalau kita perhatikan situasinya sudah mulai mereda lagi.
Sebagai informasi, nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat di bawah level Rp9.350 per USD. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), kurs tengah rupiah pada Senin (25/1/2010) ditutup di level Rp9.340 per USD, melemah jika dibandingkan dengan perdagangan pagi tadi yang sempat berada di Rp9.355 per USD. Sementara itu, kurs jual rupiah hari ini berada di level Rp9.387 dan kurs beli di Rp9.293 per USD
"Iya, bersifat sementara sekali. Dolar Amerika cenderungnya tidak menguat, sehingga kalau menurut saya sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan," ujar Pjs Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution, saat ditemui wartawan, di kantor Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin, Jakarta, Senin (25/1/2010).
Dijelaskannya, pembatasan nilai mata uang rupiah terhadap hal-hal yang sifatnya spekulatif dalam mengambil keputusan, sehingga mendorong USD menguat selama 2-3 hari ini. "Artinya orang khawatir terhadap situasi itu. Ini kan yg agak ironi kalau orang khawatir malah bisa-bisa dolarnya menguat bukan melemah dia," ujarnya.
Situasi ini, tentunya berimbas positif ke depannya, hal ini menunjukkan perekonomian mulai membaik. "Kalau kita perhatikan situasinya sudah mulai mereda lagi.
Sebagai informasi, nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat di bawah level Rp9.350 per USD. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), kurs tengah rupiah pada Senin (25/1/2010) ditutup di level Rp9.340 per USD, melemah jika dibandingkan dengan perdagangan pagi tadi yang sempat berada di Rp9.355 per USD. Sementara itu, kurs jual rupiah hari ini berada di level Rp9.387 dan kurs beli di Rp9.293 per USD
Bank Mutiara Berpotensi Jadi Induk BPR
JAKARTA - Bank Mutiara yang saat ini memiliki aset sebesar Rp5 triliun dinilai memiliki potensi untuk menjadi bank induk bagi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) agar mampu bertahan menghadapi persaingan.
"Dengan aset Rp5 triliun, bank Mutiara bisa jadi bank induk bagi sekira 1.746 BPR yang ada di seluruh Indonesia," ujar Ketua Perhimpuan Bank Perkreditan Indonesia (Perbarindo) Said Hartono, saat Dialog Industri Perbankan Tahun 2010, di Gedung Serba Guna LPPI, Kemang, Jakarta, Senin (25/1/2010).
Dirinya mengaku kondisi BPR saat ini sangat mengkhawatirkan dan mengalami banyak kesulitan, sehingga bank induk ini nantinya akan berfungsi untuk membantu permodalan BPR agar bisa terus bergerak. "Kalau diam, kami (BPR) akan mati tenggelam," tambahnya.
Sejak 2004 sampai sekarang, pertumbuhan BPR terus merosot dengan volume usaha BPR yang sejak 2004 mulai stagnan. Adapun, volume penyaluran kredit hanya tumbuh 0,13 persen yaitu dari 1,25 persen pada November 2004 menjadi 1,4 persen pada November 2009.
Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) hanya tumbuh 0,15 persen dari 1,15 persen pada November 2004 menjadi 1,15 persen pada November 2009. "BPR hanya tambah enam nasabah per bulannya," tambahnya.
Selain itu, BPR juga mengharapkan agar BI bisa menjalankan fungsi lender of the last resort (peminjam terakhir) bagi BPR. Sebab selama ini fungsi lender of the last resort baru dilaksanakan untuk bank umum saja. "Selama ini fungsi lender of the last resort BI baru dilaksanakan untuk bank umum saja," tandasnya.
"Dengan aset Rp5 triliun, bank Mutiara bisa jadi bank induk bagi sekira 1.746 BPR yang ada di seluruh Indonesia," ujar Ketua Perhimpuan Bank Perkreditan Indonesia (Perbarindo) Said Hartono, saat Dialog Industri Perbankan Tahun 2010, di Gedung Serba Guna LPPI, Kemang, Jakarta, Senin (25/1/2010).
Dirinya mengaku kondisi BPR saat ini sangat mengkhawatirkan dan mengalami banyak kesulitan, sehingga bank induk ini nantinya akan berfungsi untuk membantu permodalan BPR agar bisa terus bergerak. "Kalau diam, kami (BPR) akan mati tenggelam," tambahnya.
Sejak 2004 sampai sekarang, pertumbuhan BPR terus merosot dengan volume usaha BPR yang sejak 2004 mulai stagnan. Adapun, volume penyaluran kredit hanya tumbuh 0,13 persen yaitu dari 1,25 persen pada November 2004 menjadi 1,4 persen pada November 2009.
Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) hanya tumbuh 0,15 persen dari 1,15 persen pada November 2004 menjadi 1,15 persen pada November 2009. "BPR hanya tambah enam nasabah per bulannya," tambahnya.
Selain itu, BPR juga mengharapkan agar BI bisa menjalankan fungsi lender of the last resort (peminjam terakhir) bagi BPR. Sebab selama ini fungsi lender of the last resort baru dilaksanakan untuk bank umum saja. "Selama ini fungsi lender of the last resort BI baru dilaksanakan untuk bank umum saja," tandasnya.
SBY: Bailout Century Cegah Krisis Ekonomi
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya ikut angkat bicara soal perkembangan kasus Bank Century yang hingga kini masih berada di tangan Pansus DPR. Presiden keukeuh menegaskan bahwa kebijakan bailout Century untuk menyelamatkan Indonesia dari krisis perbankan.
“Actions and decisions and choice itu directed, diarahkan untuk memecahkan masalah to achieve goal tujuannya apa. Tujuannya sesungguhnya mencegah terjadinya krisis perbankan dan mencegah terjadinya krisis ekonomi seperti di 1998 itu tujuannya bukan tanpa tujuan, bukan iseng,” ujar SBY dalam sambutannya dalam Rapim TNI, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (25/1/2010).
Dalam pidatonya, Presiden mengajak masyarakat untuk kembali mengingat krisis finansial yang pernah terjadi pada 1998 silam. Hal ini dianggap penting agar semua kalangan memiliki pemahaman yang sama.
“What was going on in Indonesia at the end of 2008? Saya katakan, negara dalam hal ini pemerintah, yang kebetulan mendapatkan kewenangan untuk bekerja adalah Menteri Keuangan dengan jajarannya, Bank Indonesia (BI) yang juga mendapatkan kewenangan dan amanah undang-undang dengan tatanan dan mekanisme yang telah diatur dengan undang-undang,” jelasnya.
Presiden menilai, langkah dan kebijakan yang sudah dilakukan BI dan Menkeu adalah untuk mengatasi masalah keuangan dan perbankan. “Berangkat dari kebijakan, policy negara terhadap Bank Century yaitu berkaitan terhadap dunia perbankan di Indonesia waktu itu dan hakikatnya terhadap perekonomian Indonesia waktu itu,” paparnya.
“Actions and decisions and choice itu directed, diarahkan untuk memecahkan masalah to achieve goal tujuannya apa. Tujuannya sesungguhnya mencegah terjadinya krisis perbankan dan mencegah terjadinya krisis ekonomi seperti di 1998 itu tujuannya bukan tanpa tujuan, bukan iseng,” ujar SBY dalam sambutannya dalam Rapim TNI, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (25/1/2010).
Dalam pidatonya, Presiden mengajak masyarakat untuk kembali mengingat krisis finansial yang pernah terjadi pada 1998 silam. Hal ini dianggap penting agar semua kalangan memiliki pemahaman yang sama.
“What was going on in Indonesia at the end of 2008? Saya katakan, negara dalam hal ini pemerintah, yang kebetulan mendapatkan kewenangan untuk bekerja adalah Menteri Keuangan dengan jajarannya, Bank Indonesia (BI) yang juga mendapatkan kewenangan dan amanah undang-undang dengan tatanan dan mekanisme yang telah diatur dengan undang-undang,” jelasnya.
Presiden menilai, langkah dan kebijakan yang sudah dilakukan BI dan Menkeu adalah untuk mengatasi masalah keuangan dan perbankan. “Berangkat dari kebijakan, policy negara terhadap Bank Century yaitu berkaitan terhadap dunia perbankan di Indonesia waktu itu dan hakikatnya terhadap perekonomian Indonesia waktu itu,” paparnya.
Langganan:
Postingan (Atom)

