Selasa, 26 Januari 2010

SBY: Bailout Century Cegah Krisis Ekonomi

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya ikut angkat bicara soal perkembangan kasus Bank Century yang hingga kini masih berada di tangan Pansus DPR. Presiden keukeuh menegaskan bahwa kebijakan bailout Century untuk menyelamatkan Indonesia dari krisis perbankan.

“Actions and decisions and choice itu directed, diarahkan untuk memecahkan masalah to achieve goal tujuannya apa. Tujuannya sesungguhnya mencegah terjadinya krisis perbankan dan mencegah terjadinya krisis ekonomi seperti di 1998 itu tujuannya bukan tanpa tujuan, bukan iseng,” ujar SBY dalam sambutannya dalam Rapim TNI, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (25/1/2010).

Dalam pidatonya, Presiden mengajak masyarakat untuk kembali mengingat krisis finansial yang pernah terjadi pada 1998 silam. Hal ini dianggap penting agar semua kalangan memiliki pemahaman yang sama.

“What was going on in Indonesia at the end of 2008? Saya katakan, negara dalam hal ini pemerintah, yang kebetulan mendapatkan kewenangan untuk bekerja adalah Menteri Keuangan dengan jajarannya, Bank Indonesia (BI) yang juga mendapatkan kewenangan dan amanah undang-undang dengan tatanan dan mekanisme yang telah diatur dengan undang-undang,” jelasnya.

Presiden menilai, langkah dan kebijakan yang sudah dilakukan BI dan Menkeu adalah untuk mengatasi masalah keuangan dan perbankan. “Berangkat dari kebijakan, policy negara terhadap Bank Century yaitu berkaitan terhadap dunia perbankan di Indonesia waktu itu dan hakikatnya terhadap perekonomian Indonesia waktu itu,” paparnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

©2009Rivayogi News | by TNB